: WIB    —   
indikator  I  

Relokasi pengungsi Sinabung akan rampung 2018

Relokasi pengungsi Sinabung akan rampung 2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak 2013, Gunung Sinabung, Sumatera Utara masih menunjukkan aktivitas aktifnya, lantaran hingga saat ini belum juga terlihat tanda letusan berhenti. Dari keterangan pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diterima KONTAN, Minggu (15/04), Presiden Joko Widodo menargetkan seluruh relokasi pengungsi akan selesai pada 2018.

"Relokasi untuk 1.873 KK kita harapkan selesai tersebar di 14 hamparan pada akhir tahun ini. Sisanya kurang lebih 1.080 KK akan kita selesaikan tahun depan karena sudah ada penetapan dari Kementerian LHK," kata Presiden saat berkunjung ke rumah hunian tetap pengungsi Gunung Sinabung di Kawasan Siosar, Kabupaten Karo, Sabtu (14/10).

Selain meninjau relokasi pengungsi, Presiden Jokowi juga memastikan soal keberlanjutan kehidupan pengungsi nelalui kegiatan bercocok tanam. "Kita tadi baru saja melihat lokasi pengungsi yang sudah selesai 370 rumah, juga diberikan lahan untuk pertaniannya. Tadi saya tanya juga apakah sudah bisa berproduksi, dijawab sudah, nanam apa? Nanam kentang artinya ini sudah 370 sudah beres," lanjut Presiden.

Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei menyebut, relokasi pengungsi Gunung Sinabung akan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama sudah selesai untuk 170 KK di Siosar. Selanjutnya tahap kedua untuk 1.682 KK dan tambahan 181 KK dilakukan relokasi mandiri di 14 hamparan lahan yang ditargetkan selesai pada akhir 2017 ini.

"Sedangkan tahap ketiga akan menampung 1.098 KK dan ditargetkan selesai pada 2018. Relokasi lahan pemukinan juga digunakan sebagai lahan pertanian. Masing-masing kepala keluarga menerima setengah hektare lahan," ujar Willem dalam kesempatan yang sama.

Pengungsi yang akan direlokasi pada tahap ketiga berasal dari Desa Mardinding, Desa Sukanalu, Desa Sigarang-Garang dan Dusun Lau Kawar yang rencananya ditempatkan di kawasan Desa Siosar, Kecamatan Merek. Sejak 2013 hingga September 2017 BNOB telah menggelontorkan bantuan sebesar Rp 589,1 miliar. Dana ini dipergunakan untuk penanganan darurat maupun rehabilitasi serta rekonstruksi.


Reporter Anggar Septiadi
Editor Wahyu Rahmawati

ERUPSI GUNUNG

Feedback   ↑ x
Close [X]