kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pemerintah Minta Penguatan Rupiah Tidak Ganggu Ekspor


Selasa, 10 Agustus 2010 / 14:44 WIB
Pemerintah Minta Penguatan Rupiah Tidak Ganggu Ekspor


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat sedang menguat. Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) Hatta Rajasa meminta Bank Indonesia (BI) menjaga penguatan rupiah saat ini.

Hatta berharap penguatan rupiah itu tidak menekan laju ekspor maupun impor. "Tugas BI menjaga dengan baik agar ekspor atau impor tidak tertekan, agar daya saing kuat," ujar Hatta usai menghadiri pelantikan Duta Besar RI untuk negara sahabat i Istana Negara, Selasa (10/8).

Otot rupiah memang sedang perkasa. Kemarin, di pasar spot, rupiah menyentuh rekor terkuat sejak 20 Juni 2007 lalu di level Rp 8.932 per dollar Amerika Serikat. Bahkan, mata uang garuda sempat menyentuh level Rp 8.927 per dolar Amerika Serikat. Hari ini, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah diperjualbelikan pada level Rp 8.953 per dolar Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×