kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

PDIP ancam walk out jika opsinya kenaikan BBM


Jumat, 30 Maret 2012 / 20:04 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas sudah terjangkau, intip MPV mewah Mazda Biante


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Fraksi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) mengancam walk out dari sidang paripurna DPR bila ada penambahan pasal 7 ayat 6 huruf A dalam rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN) 2012.

PDIP beserta Gerinda dan Hanura bersikukuh tak ingin pasal tersebut diubah. Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Pramono Anung mengungkapkan, ada koalisi Sekretariat Gabungan Partai Koalisi Pemerintah untuk memasukkan pasal tersebut.

Dia bilang, partai koalisi ingin memasukkan pasal tersebut dengan persyaratan tertentu. "Kabar terakhir Golkar dan PKS setuju angka penambahan 10% dari Indonesia Crude Price (ICP) sementara Demokrat dan lainnya setuju 5%," tutur Pramono, Jumat (30/3).

Karena itu, menurut Pramono, jika mekanisme terakhir dalam rapat penentuan penambahan huruf A dalam pasal 7 ayat 6 ini adalah voting, PDIP secara tegas tidak akan ambil bagian dalam proses pengambilan keputusan tersebut. "Kami mungkin akan walk out dari paripurna," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×