| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.463
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Mari Elka: Pemerintah harus cerdik melobi AS soal GSP

Rabu, 11 Juli 2018 / 23:08 WIB

Mari Elka: Pemerintah harus cerdik melobi AS soal GSP
ILUSTRASI. Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dituntut cerdik dalam menjalin negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Menyusul langkah negeri Paman Sam yang tengah mengkaji ulang tarif khusus untuk barang ekspor Indonesia / Generalized System Preferences (GSP).

"Kita harus pintar-pintar melakukan negosisasi, bagaimana kita juga ada bargaining power, misalnya kita membeli kedelai dari dia, kita membeli Boeing dari dia. Jadi sebetulnya bagaimana kita menegosiasi dengan menggarisbawahi perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," ujar mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, kepada Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Mari Elka menegaskan sistem GSP sejauh ini mendatangkan keuntungan bagi sisi ekspor Indonesia ,karena 19 % dari total ekspor Indonesia akan mendapatkan fasilitas GSP.

"Dan pembaruan fasilitas GSP yang nilai kalau saya tidak salah sekitar 1,8 miliar dari total ekspor kita ke AS berarti sekitar 19% berarti ya, berarti Sekitar 10 % dari ekspor kita itu mendapat fasilitas GSP ,yang intinya ini biaya yang lebih rendah,” katanya.

Jadi, faktor negosiasi yang berperan penting dalam menentukan apakah AS akan tetap memperpanjang fasilitas GSP tersebut. "Jadi sekarang tinggal bagaimana kita melakukan negosiasi dengan mereka agar kita tetap dapat perpanjangan GSP. Kan lumayan 10 persen."

Terakhir, Mari menambahkan bahwa pemerintah Indonesia juga harus lebih jeli menangkap peluang ekspor dan kesempatan untuk investasi.

"Kita juga harus melihat kesempatan apakah ada produk yang tadinya masuk ke Amerika Serikat tanpa tarif ,tapi dikenakan ke China kan kita bisa masuk. Di sisi lain sebenarnya ini akan mengubah pola investasi, nah di sini ada kesempatan bagi kita menangkap potensi investasi," ujarnya.


Reporter: Patricius Dewo
Editor: Yudho Winarto

KERJASAMA PERDAGANGAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0023 || diagnostic_api_kanan = 0.0394 || diagnostic_web = 0.2040

Close [X]
×