NASIONAL
Berita
Kronologi penangkapan Hercules dan 50 anak buahnya

PENANGKAPAN HERCULES

Kronologi penangkapan Hercules dan 50 anak buahnya


Telah dibaca sebanyak 3238 kali
Kronologi penangkapan Hercules dan 50 anak buahnya

JAKARTA. Hercules Rosario Marshal dan sekitar 45 anak buahnya ditangkap dan digelandang ke Mapolda Metro Jaya. Hercules tiba di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/3), pukul 19.34 WIB. Empat anak buah Hercules lainnya ditahan di Polres Metro Jakarta Barat, karena membawa senjata api dan senjata tajam.

Kepala Bagian Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, sekitar pukul 17.00 WIB, Hercules bersama kelompoknya berjumlah sekitar 40 orang mendatangi Kasat Serse Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Henky Heriadi, ketika apel gabungan berlangsung.

Apel yang diikuti 50 personel polisi ini dilakukan di Belmont Recidence, Jalan Lapangan Bola, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Alasannya, Hercules tidak senang dengan apel ini.

Hercules dan anak buahnya lalu berusaha membubarkan apel dengan cara melempar kaca ruko PT Tjakra Multi Strategi, yang berdekatan dengan apel diadakan. Setengah jam kemudian, datang 4 anak buahnya dengan mengendarai 2 sepeda motor dan membawa senjata tajam, untuk melawan polisi.

Hercules lantas digiring ke mobil patroli polisi. Kelima puluh anak buahnya, menaiki tiga angkot M 11 untuk menuju Mapolda Metro Jaya.

"Hercules dan anak buahnya dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Mereka juga diancam atas tindak pidana berupa pemerasan, perusakan, dan melawan petugas yang sah," ujar Rikwanto.

Kasat Reskrim Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Hengki Heriadi, mengatakan, penangkapan Hercules terkait dengan aksi pemerasan dan kekerasan yang kerap dilakukan oleh anak buahnya.

"Sebelum kejadian ini, ada sengketa antara kelompok Hercules dengan PT Tjakra Multi Strategi, terkait pembangunan ruko. Mereka juga melakukan pencurian material, mengintimidasi dan memeras warga sekitar," ujarnya. (Ariehta Eleison Sembiring/Kompas.com)

 

Telah dibaca sebanyak 3238 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..