kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Kemdag beri izin impor gula mentah kepada 11 perusahaan


Kamis, 18 Januari 2018 / 21:34 WIB
Kemdag beri izin impor gula mentah kepada 11 perusahaan
ILUSTRASI. Ilustrasi gula impor - gula rafinasi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) keluarkan izin impor gula mentah (raw sugar) semester satu tahun 2018. Izin impor itu akan diberikan kepada 11 perusahaan produsen Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang digunakan sebagai bahan baku industri.

Sebelas perusahaan tersebut adalah Andalan Furnindo, Angels Products, Berkah Manis Makmur, Dharmapala Usaha Sukses, Duta Sugar International, Jawamanis Rafinasi, Makassar Tene, Medan Sugar Industry, Permata Dunia Sukses Utama, Sentra Usahatama Jaya, dan Sugar Labinta.

"Sudah, jumlahnya 1,8 juta ton," ujar Direktur Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu), Kementerian Perdagangan (Kemdag), Oke Nurwan ketika ditanya mengenai izin impor gula mentah saat di DPR, Kamis (18/1).

Jumlah impor itu hampir setengah dari kebutuhan gula mentah Indonesia per tahun. Oke bilang kebutuhan gula mentah setahun sekitar 3,6 juta ton.

Sebelumnya kondisi industri pengguna GKR masih aman meski izin impor gula mentah terlambat. Oke bilang industri yang menggunakan gula masih memiliki stok cadangan yang dapat digunakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×