kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.852   9,00   0,05%
  • IDX 8.197   -68,03   -0,82%
  • KOMPAS100 1.155   -12,50   -1,07%
  • LQ45 828   -11,24   -1,34%
  • ISSI 294   -1,77   -0,60%
  • IDX30 431   -4,91   -1,13%
  • IDXHIDIV20 516   -5,62   -1,08%
  • IDX80 129   -1,50   -1,15%
  • IDXV30 142   -0,76   -0,53%
  • IDXQ30 139   -1,92   -1,36%

Jokowi: Tidak ada potongan di bansos


Senin, 04 Januari 2021 / 19:18 WIB
Jokowi: Tidak ada potongan di bansos
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menegaskan tak ada potongan dalam bantuan tunai yang diberikan ke masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Hal itu ditegaskan Jokowi agar dipahami oleh para penerima bantuan. Seperti diketahui, pemerintah telah menyalurkan 3 jenis bantuan di awal tahun 2021 yakni bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Ini saya ulang-ulang terus agar bantuan yang ditearima ini untuk tidak ada potongan-potongan," kata Jokowi saat peluncuran bantuan tunai di Istana Negara, Senin (4/1).

Bantuan tunai akan disalurkan langsung kepada penerima. Penyaluran dilakukan melalui Badan Usaha Milik negara yakni bank milik negara dan PT Pos Indonesia (Persero).

Baca Juga: Kartu Prakerja hingga listrik gratis, ​berikut 6 bansos yang tetap cair pada 2021

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga meminta keterlibatan seluruh pihak dalam pengawasan. Penyaluran bantuan yang efisien dan tepat diyakini akan berdampak pada ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

"Kepada para menteri, gubernur agar mengawal proses penyaluran ini agar cepat, tepat sasaran dan diawasi agar tidak ada potongan," terang Jokowi.

Asal tahu saja, sebelumnya mantan Menteri Sosial Juliari Batubara terlibat korupsi dengan memotong bantuan sosial. Juliari mendapatkan keuntungan dari potongan paket sembako yang diberikan di wilayah Jabodetabek.

Pada tahun 2021 seluruh bantuan akan diberikan secara tunai. Jokowi bilang total terdapat anggaran Rp 110 triliun untuk bantuan yang disalurkan ke seluruh wilayah di Indonesia.

Selanjutnya: Awal tahun, pemerintah salurkan bantuan tunai hampir Rp 14 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×