kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.763   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Jokowi minta bertemu kontraktor Blok Masela


Senin, 01 Februari 2016 / 19:15 WIB


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memastikan tidak akan mengambil keputusan mengenai pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) Blok Masela di Maluku, sebelum menggelar pertemuan dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yakni Inpex Masela Ltd.

Menurut Presiden, dalam rapat terbatas pihaknya akan lebih menekankan pada pembahasan efek ganda yang dapat diperoleh daerah dari pengembangan Blok Masela. Yakni, dengan mendengarkan paparan dari para menteri sektor maupun pemerintah Provinsi Maluku.

"Sebelum masuk (pembahasan) onshore atau offshore, saya meminta ketemu dengan kontraktornya. Kalau belum (ketemu), saya belum akan putuskan," ujar dia kata Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Senin (1/2).

Sampai kini, status pengembangan Blok Masela sempat terkendala lantaran terdapat pro kontra mengenai pengembangan migas secara onshore atau offshore. Metode onshore konsep pengembangannya dengan menggunakan pipa yang dialirkan ke dataran, sedangkan metode offshore akan membangunan fasilitas floating LNG sehingga tetap berada di laut lepas.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×