kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Jokowi: Laut harus jadi pusat ekonomi Asia-Pasifik


Minggu, 12 November 2017 / 09:12 WIB
Jokowi: Laut harus jadi pusat ekonomi Asia-Pasifik


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin laut bisa menjadi pusat pembangunan ekonomi kawasan Asia-Pasifik (APEC). Menurutnya, laut mempunyai potensi besar bagi negara anggota organisasi tersebut.

Potensi besar tersebut didapat dari letak geografis negara anggota APEC yang berada di Samudra Pasifik, samudera terluas di dunia.

"Harus jadi pusat pembangunan ekonomi, dan karena itu kegiatan bisnis ekonomi basiskan pada lautan, integrasikan pada jaringan kelautan, investasi pada infrastruktur laut," katanya dalam pernyataan Sabtu (11/11) malam.

Jokowi mengatakan, mengarahkan kegiatan ekonomi dan investasi di sektor kelautan tidak hanya dia dengungkan di APEC saja. Di dalam negeri arahan tersebut juga selalu dia berikan.

Bukan hanya itu, pemerintahannya juga telah berupaya mengarahkan kegiatan ekonomi ke laut. Dalam tiga tahun pemerintahannya, upaya tersebut bisa terlihat dari pembangunan pelabuhan yang dilakukan secara besar- besaran.

"Saya beri perhatian, ada 24 pelabuhan strategis yang saya beri perhatian khusus untuk dipercepat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×