kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dua strategi Bappenas mengentaskan gizi buruk Tanah Air


Selasa, 29 Mei 2018 / 16:26 WIB
Dua strategi Bappenas mengentaskan gizi buruk Tanah Air
ILUSTRASI. PENDERITA GIZI BURUK DI ASMAT


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memiliki dua strategi untuk mendorong pencegahan gizi buruk kronis atau stunting. Strategi ini baik dari sisi formal maupun non-formal.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, strategi formal tertera dalam rencana pembangunan jangka panjang sampai tahun 2025. Siapapun pimpinan negara, harus mengentaskan masalah ini.

"Kenyataannya, bahwa dari segi jumlah, Indonesia memiliki tingkat stunting yang tinggi di dunia, atau sebanyak 9 juta anak," katanya. 

Cara kedua adalah non-formal, yakni melibatkan lembaga non-pemerintah.

“Komitmen sekarang, sudah membentuk tim nasional untuk pencegahan stunting yang harusnya dipimpin oleh wapres. Kita harpakan, komitmen ini berlanjut meskipun pemerintahnya sama atau beda,” tambahnya.

Menurut dia, bonus demografi hanya bisa dimanfaatkan kalau Indonesia memiliki generasi muda yang sehat dan terdidik.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×