kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Bulog siap menambah stok pangan nasional


Jumat, 13 Desember 2013 / 11:24 WIB
ILUSTRASI. IHSG menguat 0,39% ke level 6.898,22 pada perdagangan Rabu (27/7).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengaku, pihaknya siap meningkatkan cadangan pangan nasional terutama beras. Menurut Sutarto, sebagai negara berkembang, Indonesia mesti menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan.

"Bulog sudah menyiapkan diri. Kami mengajukan kepada pemerintah untuk meningkatkan cadangan pangannya terutama beras," tutur Sutarto, Kamis (12/12). Ia menjelaskan, semua pihak sepakat bahwa cadangan beras pemerintah mencapai 1 juta ton miliknya Bulog  dan 1 juta ton cadangan beras milik pemerintah.

Sehingga kata Sutarto, total cadangan beras Perum Bulog berjumlah 2 juta ton. Bahkan Sutarto optimistis, Indonesia bisa mencapai swasembada beras sebanyak 10 juta ton, seperti ditargetkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Namun, rencana itu bisa tercapai jika pemerintah membuka areal tanam baru dan menjaganya agar tidak terjadi alih fungsi lahan pertanian. Hingga saat ini, produksi beras sudah mencapai 5 ton dan diharapkan bisa mencapai 7 ton per hektare (ha).

"Kalau, katakanlah sekarang 1 tahun kami bisa luas panen 13 juta per ha, atau mungkin hanya 10 juta per ha, kalau ini bisa naik maka 1 ton saja, bisa 10 juta ton," beber Sutarto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×