kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

BI perkirakan inflasi April 2021 0,08% mom


Jumat, 09 April 2021 / 23:27 WIB
ILUSTRASI. Harga Cabe Masih Tinggi: Pedagang cabe di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (07/03).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat adanya peningkatan harga (inflasi) tipis pada bulan April 2021. Menurut Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu kedua April 2021, inflasi diperkirakan sebesar 0,08% mom.

“Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi April 2021 secara tahun kalender sebesar 0,53% ytd dan secara tahunan sebesar 1,37% yoy,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (9/4).

Erwin lalu memerinci, penyumbang utama inflasi April 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas daging ayam ras sebesar 0,05% mom, jeruk dan cabai merah masing-masing 0,02% mom, dan minyak goreng sebesar 0,01% mom.

Sementara itu, ada komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga memberi sumbangan pada deflasi dan menghambat laju inflasi.

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2021 diprediksi masih negatif, bangkit di kuartal II

Beberapa komoditas tersebut adalah telur ayam ras yang turun 0,04% mom, cabai rawit turun 0,03% mom, kangkung, bawang merah, bayam, dan beras yang masing-masing turun 0,01% mom.

Ke depan, BI mengaku akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Tak hanya itu, BI akan memperkokoh langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×