Kontan News
  : WIB    --   
indikator  I  

2014 Bandara Soekarno-Hatta menjadi aetropolis

2014 Bandara Soekarno-Hatta menjadi aetropolis

JAKARTA. Bandara Soekarno-Hatta akan berubah menjadi sebuah kawasan aerotropolis dalam dua tahun mendatang. Nantinya, Soekarno-Hatta ini akan menjadi bandara berkelas dunia dengan citra tradisional Indonesia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi bandara bernuasa hijau. "Sehingga kami menyebutnya dengan nama the futures of Indonesia's gateway," katanya saat pencanangan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/8).

Proyek aerotropolis ini bertujuan meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta menjadi 62 juta pergerakan per tahun. Saat ini daya tampung bandara itu sebesar 22 juta pergerakan penumpang per tahun.

Namun bandara itu telah melayani 51,5 juta pergerakan pada tahun 2011. Tidak heran jika besarnya angka pergerakan penumpang tersebut menempatkan Soekarno-Hatta sebagai peringkat ke-12 dalam daftar bandara tersibuk di dunia versi Airport Council International (ACI).

Tahap awal, proyek pembangunan ini dengan meningkatkan kapasitas terminal 3 dari saat ini 4 juta penumpang menjadi 25 juta penumpang. Kemudian disusul dengan revitalisasi terminal 1 dan terminal 2. Terminal 1 yang saat ini berkapasitas 9 juta pergerakan per tahun akan dikembangkan hingga 18 juta pergerakan per tahun. Sedangkan kapasitas terminal 2 akan dikembangkan dari 9 juta pergerakan menjadi 19 juta pergerakan per tahun.

Ke depan akan antara terminal 1 dan 2 akan ada bangunan penghubung yang multifungsi. Berbagai macam fasilitas pelayanan tersedia sebut saja seperti stasiun kereta api, moda transportasi antar terminal tak berawak, terminal bus, mal, hotel, area parkir, dan lain-lainnya.


Reporter Yudho Winarto
Editor Edy Can

PENGEMBANGAN BANDARA

Feedback   ↑ x