NASIONAL
Berita
2014 Bandara Soekarno-Hatta menjadi aetropolis

PENGEMBANGAN BANDARA

2014 Bandara Soekarno-Hatta menjadi aetropolis


Telah dibaca sebanyak 4387 kali
2014 Bandara Soekarno-Hatta menjadi aetropolis

JAKARTA. Bandara Soekarno-Hatta akan berubah menjadi sebuah kawasan aerotropolis dalam dua tahun mendatang. Nantinya, Soekarno-Hatta ini akan menjadi bandara berkelas dunia dengan citra tradisional Indonesia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi bandara bernuasa hijau. "Sehingga kami menyebutnya dengan nama the futures of Indonesia's gateway," katanya saat pencanangan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/8).

Proyek aerotropolis ini bertujuan meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta menjadi 62 juta pergerakan per tahun. Saat ini daya tampung bandara itu sebesar 22 juta pergerakan penumpang per tahun.

Namun bandara itu telah melayani 51,5 juta pergerakan pada tahun 2011. Tidak heran jika besarnya angka pergerakan penumpang tersebut menempatkan Soekarno-Hatta sebagai peringkat ke-12 dalam daftar bandara tersibuk di dunia versi Airport Council International (ACI).

Tahap awal, proyek pembangunan ini dengan meningkatkan kapasitas terminal 3 dari saat ini 4 juta penumpang menjadi 25 juta penumpang. Kemudian disusul dengan revitalisasi terminal 1 dan terminal 2. Terminal 1 yang saat ini berkapasitas 9 juta pergerakan per tahun akan dikembangkan hingga 18 juta pergerakan per tahun. Sedangkan kapasitas terminal 2 akan dikembangkan dari 9 juta pergerakan menjadi 19 juta pergerakan per tahun.

Ke depan akan antara terminal 1 dan 2 akan ada bangunan penghubung yang multifungsi. Berbagai macam fasilitas pelayanan tersedia sebut saja seperti stasiun kereta api, moda transportasi antar terminal tak berawak, terminal bus, mal, hotel, area parkir, dan lain-lainnya.

Editor: Edy Can
Telah dibaca sebanyak 4387 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..