kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

World Bank: Pertumbuhan Indonesia hanya 5,2%


Senin, 21 Juli 2014 / 10:51 WIB
World Bank: Pertumbuhan Indonesia hanya 5,2%
ILUSTRASI. Gerakan variasi squat ini ternyata bisa memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan dan juga postur tubuh.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pertumbuhan Indonesia tahun ini diperkirakan akan meleset dari target 5,5%. World Bank atawa Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan Indonesia tahun ini hanya sekitar 5,2%.

Proyeksi terbaru World Bank tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan perkiraan pada Maret 2014 lalu yaitu 5,3%. World Bank melihat pelemahan harga komoditas yang terus berlanjut serta pertumbuhan kredit yang menurun adalah penyebab pertumbuhan terbatas.

Ndiame Diop, Ekonom Utama World Bank untuk Indonesia, mengatakan, ekonomi global mengalami peningkatan pertumbuhan tahun ini dan tahun depan. Hal ini akan berpengaruh terhadap negara dengan ekonomi berkembang untuk menggenjot ekspor.

Untuk Indonesia sendiri, sayangnya hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. Pasalnya harga komoditas terus menurun. "Ekspor Indonesia dominan komoditi sebesar 64%," ujar Ndiame di Jakarta, Senin (21/7).

Mengurangi risiko perlambatan pertumbuhan yang berkepanjangan membutuhkan pelaksanaan reformasi struktural yang mendesak. Menurut World Bank, Indonesia baru bisa tumbuh lebih baik di tahun 2015 yaitu mencapai 5,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×