kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Waspada ancaman virus corona, pemerintah perbarui kajian efek ke perekonomian


Selasa, 11 Februari 2020 / 06:30 WIB
Waspada ancaman virus corona, pemerintah perbarui kajian efek ke perekonomian


Reporter: Grace Olivia | Editor: Herlina Kartika Dewi

“Untuk sektor wisata juga sedang kita rencanakan bagaimana memperkuat pasar domestik, termasuk mendiskon tarif tiket pesawat ke beberapa destinasi, dan mendorong industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di daerah wisata melalui kegiatan pemerintah,” lanjut Susi. 

Meski dengan perhitungan Airlangga sebelumnya dampak corona berpotensi menekan laju pertumbuhan ekonomi ke bawah level 5%, atau lebih tepatnya 4,91%-4,72%, Susi mengatakan bahwa pemerintah tetap yakin dan berupaya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5% di tahun ini. 

Baca Juga: Erick Thohir ungkap kekhawatiran soal ekonomi akibat virus corona

“Tidak sampai ke bawah 5% lah. Kita masih punya banyak senjata yang sedang dalam proses. Mudah-mudahan ini bisa  set-off buruknya kondisi akibat virus corona ini,” tandas Susi. 

Sementara pada kesempatan lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum mau memberi tanggapan rinci terkait rencana pemerintah me revisi target pertumbuhan ekonomi untuk 2020. 

“Itu nanti kita lihat ya,” pungkasnya singkat, Senin (10/2). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×