kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Wapres minta masyarakat yang mengalami gejala corona inisiatif memeriksakan diri


Sabtu, 14 Maret 2020 / 11:41 WIB
ILUSTRASI. Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota B


Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak mungkin memeriksa semua orang terkait dengan wabah virus corona yang tengah muncul di Indonesia. Oleh karena itu, ia pun menganjurkan masyarakat untuk memeriksakan diri apabila merasa memiliki gejala-gejala terpapar Covid-19.

"Kita sendiri kebijakannya tidak mungkin memeriksa semua orang. Oleh karena itu. setiap yang diduga segera memeriksakan diri, (kalau) merasakan ada gejala," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (13/3).

Baca Juga: Lewat surat, WHO minta Jokowi umumkan virus corona sebagai darurat nasional

Pemerintah telah menyediakan fasilitas di berbagai daerah untuk menangani penyakit Covid-19 yang diakibatkan virus corona. Rumahsakit-rumahsakit yang menjadi rujukan, kata dia, disediakan kamar-kamar isolasi untuk pasien tersebut sesuai standar WHO.

"Itu yang kami lakukan sekarang, tidak mungkin memeriksa semua orang, satu per satu sehingga kami anjurkan kepada pemerintah daerah supaya orang yang merasa kelainan, merasa ada perbedaan (kesehatan), langsung memeriksakan diri ke rumahsakit," kata Ma'ruf.

Terkait dengan jejak perjalanan pasien positif Covid-19 yang diminta masyarakat dibuka agar mereka bisa waspada, Ma'ruf mengatakan bahwa pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengatur pasien bersangkutan dengan cara diisolasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Beda batuk, pilek, alergi, dan gejala virus corona

Saat ini pemerintah juga sudah melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan melarang masuk ke Indonesia, setidaknya dari empat negara. Keempat negara tersebut adalah China, Iran, Korea Selatan, dan Italia.

"Yang kita kenakan empat negara, sekarang masih kita lihat lagi negara-negara lain seperti apa. Empat negara yang sudah diterapkan, yang lainnya itu pemeriksaannya saja yang insentif masuknya," kata dia. (Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Mungkin Periksa Semua, Ma'ruf Minta Masyarakat yang Alami Gejala Corona Inisiatif Memeriksakan Diri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×