kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Wapres: Aksi demo bagian dari demokrasi


Kamis, 07 November 2013 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Band Kotak Tampil, Harga Tiket PRJ 2022 & Jadwal Konser Jakarta Fair Hari Ini (28/6)


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Presiden RI Boediono meminta investor tak khawatir dengan prospek bisnis di Indonesia terkait maraknya aksi demonstrasi buruh. Ia menilai, aksi tersebut hanyalah bagian dari demokrasi.

"Saya pikir demonstrasi damai dan pemogokan harus diterima sebagai bagian dari demokrasi kita," kata Boediono dalam sambutannya di Indonesia Investment Summit, di Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Sebagaimana diketahui, sejumlah serikat pekerja marak menggelar aksi mogok kerja disertai demonstrasi menuntut kenaikan upah minimum. Boediono memastikan, peningkatan aktivitas pekerja menuntut upah yang lebih baik merupakan bagian dari proses demokrasi. Sama halnya dengan praktik pemberantasan korupsi yang semakin baik.

"Praktik demokrasi di Indonesia semakin baik. Hal itu terbukti dari banyaknya kasus korupsi yang terungkap dan ditangani secara serius," imbuhnya. (Estu Suryowati/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×