kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.759   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.425   -37,63   -0,58%
  • KOMPAS100 840   -12,34   -1,45%
  • LQ45 638   -10,10   -1,56%
  • ISSI 225   1,08   0,48%
  • IDX30 355   -5,31   -1,47%
  • IDXHIDIV20 443   -6,77   -1,51%
  • IDX80 96   -1,48   -1,52%
  • IDXV30 122   -2,10   -1,69%
  • IDXQ30 114   -1,78   -1,53%

Utang Indonesia ke China kian melejit


Minggu, 20 Maret 2016 / 22:06 WIB


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Total Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia kepada Negeri Tirai Bambu, China, tumbuh 59,61% selama setahun terakhir. Jika pada Januari 2015 utang Indonesia ke China US$ 8,55 miliar, maka per Januari 2016 tumbuh menjadi US$ 13,65 miliar, alias melejit 59%.

Menariknya, dari lima negara kreditor besar Indonesia hanya utang ke China lah yang mengalami kenaikan selama setahun terakhir. Utang Indonesia ke Singapura, Jepang, Amerika Serikat (AS) dan Belanda sama-sama menurun.

Berikut daftar penurunan nilai ULN Indonesia ke empat kreditor utama lainnya berdasarkan data Bank Indonesia (BI):
1) Singapura, dari US$ 61,21 miliar menjadi US$ 55,1 miliar (-10,07%)
2) Jepang, dari US$ 32,14 miliar menjadi US$ 31,55 miliar (-1,83%)
3) AS, dari US$ 11,2 miliar menjadi US$ 10,2 miliar (-8,87%)
4) Belanda, dari US$ 11,76 miliar menjadi US$ 9,9 miliar (-15,87%)

Sedangkan, jika dilihat dari periode Januari 2011-Januari 2016, maka ULN Indonesia ke China tumbuh 383,97% dan Singapura 119,19%. Sedangkan ketiga negara lainnya mengalami penurunan masing-masing Jepang (-24,16%), AS (-52,54%) dan Belanda (-35,76%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×