kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.966   29,73   0,33%
  • KOMPAS100 1.238   8,41   0,68%
  • LQ45 873   4,96   0,57%
  • ISSI 326   2,29   0,71%
  • IDX30 443   3,28   0,75%
  • IDXHIDIV20 523   5,75   1,11%
  • IDX80 138   0,99   0,72%
  • IDXV30 145   1,38   0,96%
  • IDXQ30 142   1,46   1,04%

Utang Indonesia ke China kian melejit


Minggu, 20 Maret 2016 / 22:06 WIB
 Utang Indonesia ke China kian melejit


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Total Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia kepada Negeri Tirai Bambu, China, tumbuh 59,61% selama setahun terakhir. Jika pada Januari 2015 utang Indonesia ke China US$ 8,55 miliar, maka per Januari 2016 tumbuh menjadi US$ 13,65 miliar, alias melejit 59%.

Menariknya, dari lima negara kreditor besar Indonesia hanya utang ke China lah yang mengalami kenaikan selama setahun terakhir. Utang Indonesia ke Singapura, Jepang, Amerika Serikat (AS) dan Belanda sama-sama menurun.

Berikut daftar penurunan nilai ULN Indonesia ke empat kreditor utama lainnya berdasarkan data Bank Indonesia (BI):
1) Singapura, dari US$ 61,21 miliar menjadi US$ 55,1 miliar (-10,07%)
2) Jepang, dari US$ 32,14 miliar menjadi US$ 31,55 miliar (-1,83%)
3) AS, dari US$ 11,2 miliar menjadi US$ 10,2 miliar (-8,87%)
4) Belanda, dari US$ 11,76 miliar menjadi US$ 9,9 miliar (-15,87%)

Sedangkan, jika dilihat dari periode Januari 2011-Januari 2016, maka ULN Indonesia ke China tumbuh 383,97% dan Singapura 119,19%. Sedangkan ketiga negara lainnya mengalami penurunan masing-masing Jepang (-24,16%), AS (-52,54%) dan Belanda (-35,76%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×