CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Utang Inalum Hanya US$ 43 Juta


Rabu, 28 Juli 2010 / 13:41 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Utang PT Indonesia Alumunium Asahan (Inalum) dipastikan akan lunas pada tahun ini. Sebab, nilai utang yang tersisa cukup kecil hanya US$ 43 juta atau sekitar Rp 387 miliar.

Utang tersebut timbul akibat biaya operasional Inalum yang selalu merugi. Alhasil, Inalum menambal kerugian itu dengan meminjam uang kepada investor Jepang yang tergabung dalam Nippon Asahan Alumunium (NAA).

Berapa besar pinjaman itu, Otorita Asahan tak tahu. Namun, Inalum sudah mulai mencicil utang itu sejak beberapa tahun terakhir karena kinerjanya mulai biru. "Dalam tujuh tahun terakhir, Inalum sudah mampu mencetak laba sekitar US$ 100 juta," kata Efendi Sirait, Ketua Otorita Asahan, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (28/7).

Dengan demikian, pemerintah tidak akan terbebani utang lagi saat akan mengambil alih Inalum. “Bila jadi milik pemerintah, laba tidak akan terpotong lagi untuk membayar cicilan utang,” kata Effendi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×