kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Usulan Gelar Pahlawan Suharto Tuai Banyak Penolakan, Istana: Sudah Sesuai Prosedur


Minggu, 09 November 2025 / 11:47 WIB
Usulan Gelar Pahlawan Suharto Tuai Banyak Penolakan, Istana: Sudah Sesuai Prosedur
ILUSTRASI. Istana memastikan usulan pemberian gelar pahlawan termasuk utuk presiden kedua, Soeharto sudah melalui semua prosedur yang tepat


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usulan pemberian gelar pahlawan kepada Presiden ke-2 Soeharto diwarnai pro kontra di kalangan masyarakat. 

Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi mengatakan, usulan pemberian gelar pahlawan setiap tokoh termasuk Soeharto sudah melalui semua prosedur. 

"Bahwa ada pro-kontra, bahwa ada yang mungkin setuju ataupun tidak setuju, itu bagian dari aspirasi," kata Prasetyo dalam keterangan resminya di Istana Kepresidenan, Jumat (7/11/2025). 

Baca Juga: Politisi Golkar Beberkan Alasan Usulkan Seoharto Jadi Pahlawan Nasional

Namun begitu, Prasetyo meminta kepada masyarakat untuk melihat dari kacamata positif. Apalagi, para pemimpin terdahulu juga terbukti memiliki banyak jasa untuk pembangunan di dalam negeri. 

"Marilah kita arif dan bijaksana untuk menghormati dan menghargai jasa-jasa para pendahulu. Mari kita kurangi untuk melihat kekurangan, kekurangan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan sesuai jadwal, Presiden akan mengumumkan gelar pahlawan baru pada Senin (10/11/2025) nanti. 

Hanya saja, Prasetyo belum merinci siapa daftar-daftar nama yang akan diresmikan menjadi pahlawan nasional. 

Diketahui, pemerintah masih menggodok 40 nama yang diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. 

Di antara beberapa nama yang mencuat, nama Presiden ke-2 RI Soeharto, justru mencuri perhatian publik. 

Selain Soeharto, dua nama lain yang turut diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional adalah Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan aktivis buruh Marsinah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×