kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Trending topics: Harga emas anjlok pasca saham jadi buruan, BUMI cicil utang ketujuh


Rabu, 16 Oktober 2019 / 04:41 WIB
Trending topics: Harga emas anjlok pasca saham jadi buruan, BUMI cicil utang ketujuh

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut adalah sejumlah topik yang menjadi trending di Kontan.co.id:

Saham jadi buruan, harga emas anjlok

Emas mengakhiri tren kenaikan sejak Kamis pekan lalu. Harga emas hari ini (15/10) turun dan kembali ke kisaran US$ 1.480.

Penyebabnya, selera risiko yang meningkat mendorong permintaan investor untuk ekuitas. Tambah lagi, dolar Amerika Serikat kembali menguat.

Mengacu Bloomberg pukul 23.06 WIB, harga emas spot turun 0,84% menjadi US$ 1.480,72 per ons troi. Sedang harga emas berjangka AS turun 0,76% ke posisi US$ 1.486,20.

Baca di sini

SS Kurniawan

BUMI bayar cicilan ketujuh

Pembayaran cicilan utang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terus berjalan. Emiten Grup Bakrie ini baru saja memproses cicilan utang yang ketujuh.

Total pembayarannya kali ini sebesar US$ 31,8 juta yang terdiri dari dua bagian. Sebesar US$ 23,2 juta merupakan pembayaran untuk pokok utang Tranche A, sementara US$ 8,6 juta merupakan pembayaran bunga.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Menjauh dari Level Psikologis US$ 1.500

Sehingga, hingga saat ini BUMI telah membayar total US$ 302,2 juta. Nilai ini terdiri dari pokok Tranche A senilai US$ 191,2 juta dan bunga sebesar US$ 111 juta termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest).

Manajemen saat ini juga tengah melakukan kapitalisasi untuk kupon Tranche B dan C.

Sementara, pembayaran berikutnya atas Tranche A akan jatuh tempo pada 8 Januari 2020. "Nilainya tergantung volume penjualan, kualitas pencampuran, harga dan faktor lainnya," imbuh Dileep.

Mengingatkan saja, pada akhir 2017, BUMI bersama sejumlah kreditur sebelumnya sepakat pelunasan utang dilakukan melalui konversi saham BUMI sebesar US$$1,99 miliar.  

Sila klik tautannya

Dityasa H Forddanta

China mau beli produk pertanian AS

China akan berusaha membeli produk pertanian Amerika Serikat (AS) senilai US$ 50 miliar per tahun, dengan syarat: AS menghapuskan tarif tambahan atas produk-produk Tiongkok.

Bloomberg melaporkan mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, Selasa (15/10), China akan melakukan pembelian hanya jika Presiden AS Donald Trump membatalkan pungutan sejak perang dagang bergulir.

Baca Juga: Jelang sore, harga emas spot mulai naik lagi kisaran US$ 1.493,05 per ons troi

Pada Jumat (11/10) pekan lalu, Trump mengatakan, China sudah setuju untuk membeli produk pertanian AS senilai US$ 40 miliar hingga US$ 50 miliar per tahun dalam fase pertama perjanjian untuk mengakhiri perang dagang.

Sejauh ini, perusahaan China telah membeli beberapa produk pertanian AS, termasuk 700.000 ton daging babi dan 700.000 ton sorgum. “China juga telah membeli 320.000 ton kapas, 230.000 ton gandum, dan 20 juta ton kedelai dari AS,”  kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang, Selasa (15/10), seperti dikutip Reuters.

Selengkapnya baca di sini

SS Kurniawan



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×