kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Trending topic: Saham JYP Entertainment menguat, dana kelolaan pensiun melonjak


Rabu, 21 Agustus 2019 / 05:32 WIB

Trending topic: Saham JYP Entertainment menguat, dana kelolaan pensiun melonjak
ILUSTRASI. Uang rupiah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut adalah sejumlah isu yang menjadi trending topic pada Selasa (20/8) kemarin:

Saham JYP Entertainment menguat karena TWICE

Saham JYP Entertainment pada hari ini menguat berkat kerjasama JYP dengan YouTube Originals dalam pembuatan serial dokumenter yang dibintangi oleh girlband TWICE.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (20/8), saham JYP Entertainment ditutup di posisi KRW 18.400 per saham.

Baca Juga: Bigbang Ultah ke-13, Saham YG Entertainment Akhirnya Menghijau

Dibandingkan harga penutupan pada perdagangan kemarin di posisi KRW 17.650 per saham, saham JYP Entertainment pada hari ini naik sebesar 3,97%.

Di awal perdagangan pagi tadi, saham JYP Entertainment dibuka di posisi KRW 17.750 per saham. Saham JYP sempat turun sedikit ke posisi KRW 17.700 per saham.

Namun, saham JYP Entertainment terus mencoba merangkak naik hingga akhirnya melonjak ke posisi KRW 18.400 per saham jelang penutupan perdagangan.

Baca Juga: Jokowi dan Ethes lambaikan tangan, Prabowo asyik berjoget

Kenaikan harga saham JYP Entertainment ini didorong oleh rencana kerjasama JYP dengan Youtube Originals.

Herry Prasetyo

Dana kelolaan pensiun naik jadi Rp 3,90 triliun

Pertumbuhan investasi industri dana pensiun syariah kian cemerlang. Sampai Juni 2019, industri ini mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan investasi mencapai 34,48% menjadi Rp 3,90 triliun menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Suheri menjelaskan bahwa pertumbuhan dana kelolaan tersebut karena bertambahnya pemain baru yang berkonversi ke syariah. Pencapaian ini juga mengikuti perkembangan tren industri dana pensiun konvesil yang naik.

Baca Juga: Ikut upacara di Istana, cucu Presiden Jokowi tampil keren pakai sepatu Gucci

Dengan capaian itu, ia memperkirakan dana kelolaan bisa tumbuh lebih tinggi jika industri kembali kedatangan pemain baru. “Kalau ada pemain baru bisa naik lagi. Sementara jika tidak ada dapen yang konversi ke syariah kemungkinan pertumbuhan akan normal yaitu sekitar 9%,” kata Suheri kepada Kontan.co.id, Selasa (20/8).

Ferrika Sari


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0025 || diagnostic_web = 0.1778

Close [X]
×