kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Total Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Capai Rp 294,4 Triliun di Semester I 2025


Selasa, 28 Oktober 2025 / 13:45 WIB
Total Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Capai Rp 294,4 Triliun di Semester I 2025
ILUSTRASI. Smelter Gresik milik PT Freeport Indonesia. Pemerintah terus memperkuat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pusat pertumbuhan investasi di berbagai sektor strategis.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah terus memperkuat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pusat pertumbuhan investasi di berbagai sektor strategis.

Salah satu yang menonjol adalah KEK Gresik, yang kini menjadi pusat hilirisasi industri tembaga sekaligus penghasil emas dalam jumlah besar.

Deputi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan mengungkapkan, hingga semester I-2025, total akumulasi investasi di berbagai KEK telah mencapai Rp 294,4 triliun. 

KEK Gresik menjadi salah satu kontributor utama berkat aktivitas hilirisasi yang dilakukan PT Freeport Indonesia.

"Di beberapa KEK itu sangat tematik, misalnya untuk KEK Gresik itu untuk hilirisasi, terutama tembaga. Di samping tembaga juga kita menghasilkan paling tidak 50 ton emas oleh Freeport," ujar Ferry dalam acara Sarasehan 100 Ekonom, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Investasi di KEK Dinilai Masih Kecil dan Belum Bekerja Maksimal

Selain Gresik, pemerintah juga mendorong pengembangan KEK lain yang memiliki tema khusus untuk memperkuat sektor unggulan nasional. 

KEK Singhasari di Malang, misalnya, berfokus pada penguatan ekosistem digital dengan dukungan kerja sama King’s College London dalam pengembangan kampus teknologi.

Sementara itu, KEK Nongsa di Batam diarahkan untuk penguatan ekosistem digital dan pengembangan pariwisata, termasuk pembangunan pusat data (data center).

"Serta beberapa KEK lainnya yang tematik untuk memberikan tempat yang nyaman bagi investor untuk bisa menanamkan modalnya di Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Kembangkan 6 KEK Baru, Salah Satunya KEK Halal di Sidoarjo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×