kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tjahjo: Kalau setengah tahun ini saya tidak mampu, Saya mundur


Rabu, 30 Oktober 2019 / 14:38 WIB
Tjahjo: Kalau setengah tahun ini saya tidak mampu, Saya mundur
ILUSTRASI. Tjahjo Kumolo tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, di Jakarta, Selasa (22/10/2019). Tjahjo mengaku siap mundur dari jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi jika tak bisa menyelsaikan masalah eselonisasi. ANTARA FOTO/Puspa Pe

Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengaku siap mundur jabatannya jika tak bisa menyelsaikan masalah eselonisasi. Dia ingin meniadakan pejabat eselon III dan IV di kementerian dan lembaga. 

Hal ini sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo. “Janji saya ke Presiden kalau setengah tahun ini saya tidak mampu, saya mundur,” ujar Tjahjo di kantornya, Jakarta, Rabu (30/10). 

Baca Juga: Cak Imin: Nadiem Makarim dan Wishnutama jadi tantangan bagi Komisi X DPR

Tjahjo menjelaskan, pemangkasan eselonisasi itu dilakukan untuk memangkas birokrasi. Diharapkan, dengan semakin mudahnya sistem birokrasi di Indonesia bisa menarik minat para investor dalam menanamkan modalnya. 

Dalam fungsi di pemerintah pusat, Eselon III biasanya menjabat sebagai Kepala Bagian, Kepala Bidang, Kepala Subdirektorat. Lalu, eselon IV seperti, Kepala Subbagian, Kepala Subbidang, Kepala Seksi. 

“Memang pemangkasan itu bertujuan menciptakan birokrasi yang lebih ramping dan mendukung masyarakat lebih baik," katanya.

"Percepatan untuk mengeluarkan izin misalnya, PTSP itu masih lamban sekali,” kata Tjahjo. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menilai keberadaan eselon I-IV yang ada di kementerian dan lembaga terlalu banyak. Jokowi ingin agar struktur eselonisasi ini disederhanakan. 

Baca Juga: Erick Thohir punya sederet pekerjaan rumah dalam memimpin Kementerian BUMN

Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya usai dilantik sebagai Presiden RI 2019-2024, Minggu (20/10). 

"Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk  disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi. (Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tjahjo: Kalau Setengah Tahun Ini Saya Tidak Mampu, Saya Mundur"

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×