kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Tiga alasan BI pangkas target pertumbuhan ekonomi


Jumat, 14 Maret 2014 / 14:11 WIB
Tiga alasan BI pangkas target pertumbuhan ekonomi
ILUSTRASI. Promo Mingguan J.CO 24-30 Oktober 2022 (Dok/J.CO Indonesia)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan ekonomi pada batas tengah dari perkiraan awal level 5,8%-6,2% dan revisi batas bawah pertumbuhan ekonomi di level 5,5%-5,9%.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, kecenderungan bank sentral untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 ada pada kisaran 5,7%.

"Kami memang merevisi ke bawah dari target 5,8% ke target level tengah. Jadi sekitar 5,7%," jelas Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (14/3).

Perry menjelaskan, terdapat tiga faktor utama bank sentral menargetkan batas tengah pertumbuhan ekonomi di level 5,7% tersebut.

Pertama, kata Perry, adalah lantaran pertumbuhan ekonomi dunia khususnya mitra dagang utama dunia termasuk China, memiliki kecenderungan tidak sekuat yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini tentu berdampak pada permintaan ekspor komoditas Indonesia.

Faktor kedua, adalah harga-harga komoditas semula diperkirakan sudah memiliki tanda-tanda perbaikan pada tahun ini, rupanya terjadi sebaliknya. Faktor ketiga adalah karena konsumsi masyarakat pada kenyataannya tidak sekuat seperti yang diperkirakan sebelumnya.

"Antara lain bahwa pengaruh dari pemilu tidak sebesar pemilu sebelumnya khususnya dlm pengeluaran terhadap konsumsi. Itu yang semua yang terkait dengan semakin kuat atau beratnya penegakan pertumbuhan ekonomi," jelas Perry Warjiyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×