kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tidak ada lonjakan sepeda motor dari Bali ke Jawa


Senin, 05 Agustus 2013 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. PT Mayora indah_idx.co.id


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Angkutan Sungai Danau dan Pelabuhan (ASDP) Indonesia Ferry menyampaikan tidak ada lonjakan sepeda motor di arus mudik yang melalui Pelabuhan Gilimanuk, Bali ke Pulau Jawa.

"Jika dilihat dari pergerakan arus motor dibandingkan tahun lalu, tingkat kenaikan dari H-7 Lebaran (1 Agustus) hingga H-4 (4 Agustus) merata. Jika digambarkan dengan grafik tidak ada lonjakan signifikan," ungkap Christine Hutabarat, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam keterangan resminya, Senin (5/8).

Christine memprediksi pada H-3 hingga H-1 (5 - 7 Agustus) jumlah pengendara motor masih tinggi. Sebagai informasi pada hari puncak arus mudik 2012, jumlah motor mancapai 20.811 sementara angka tertinggi di tahun 2013 hanya mencapai 16.377 unit.

Dia menyampaikan memasuki H-4 di Pelabuhan Gilimanuk, sebanyak 16.377 unit motor (naik 3% dari H-5) dan 6.341 unit kendaraan roda empat/lebih (naik 2% dari H-5). Dengan demikian sejak H-7 lalu, Pelabuhan Gilimanuk telah menyeberangkan sebanyak 49.819 unit motor dan 19.938 unit kendaraan roda empat/lebih.

Namun fenomena menarik terjadi pada kendaraan roda empat campuran yang mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu sebanyak 5.926 unit pada arus puncak mudik sementara tahun ini mencapai 6.341 unit.

"Dibandingkan tahun lalu jumlah keseluruhan motor naik sebesar 25% sementara penumpang dan kendaraan roda empat campuran sebesar masing-masing naik 13%," ujar Christine.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×