kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Terjadi deflasi 0,05% mom pada bulan September 2020, ini penyebabnya


Kamis, 01 Oktober 2020 / 12:19 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto. Foto: DOK HUMAS BPS)


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2020 kembali mencatat deflasi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), deflasi pada bulan lalu terpantau sebesar 0,05% mom.

"Dengan deflasi pada September 2020, berarti terjadi deflasi berturut-turut selama tiga bulan. Jadi, selama kuartal III-2020, terjadi deflasi. Ini berarti daya beli masyarakat kita di kuartal III-2020 sangat lemah," tutur Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (1/9). 

Suhariyanto pun memerinci beberapa komoditas yang menyumbang deflasi terbesar pada September 2020. Menurutnya, penyebab utamanya adalah penurunan harga daging ayam ras yang memberi kontribusi deflasi 0,04%. 

Baca Juga: Hattrick! Indeks Harga Konsumen September 2020 deflasi 0,05% mom

Kemudian ada juga komoditas telur ayam ras yang mengalami penurunan harga sehingga menyumbang deflasi sebesar 0,04%, bawang merah dengan andil 0,02%, juga beberapa jenis sayuran seperti tomat dan cabai rawit yang masing-masing berandil 0,01% mom. 

Selain itu, deflasi juga disumbang oleh tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04% terhadap deflasi. Tak tanggung-tanggung, penurunan tarif angkutan udara ini bahkan terjadi di 40 kota IHK dengan penurunan terbesar di Tajung Pinang yang harga tiket anjlok 39%. 

Akan tetapi, masih ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga dan menyumbang pada inflasi sehingga menghambat laju deflasi. Seperti contohnya minyak goreng yang memberi andil inflasi 0,02% dan bawang putih yang memberi andil inflasi sebesar 0,01%. 

Baca Juga: Danareksa Research Institute prediksi bulan September akan deflasi lagi

Lebih lanjut, dengan deflasi pada September 2020 ini, maka tingkat inflasi pada tahun kalender (Januari 2020 - September 2020) sebesar 0,89% ytd. Sementara tingkat inflasi tahunan, tercatat sebesar 1,42% yoy. 

Selanjutnya: BI sempurnakan aturan pinjaman likuiditas jangka pendek perbankan, simak selengkapnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×