kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.839   37,00   0,22%
  • IDX 8.246   -45,15   -0,54%
  • KOMPAS100 1.164   -8,12   -0,69%
  • LQ45 836   -5,61   -0,67%
  • ISSI 295   -0,98   -0,33%
  • IDX30 435   -0,70   -0,16%
  • IDXHIDIV20 520   -0,42   -0,08%
  • IDX80 130   -0,74   -0,56%
  • IDXV30 143   0,66   0,46%
  • IDXQ30 140   -0,38   -0,27%

Terimbas pandemi, Kementerian BUMN utamakan reformasi terhadap tiga hal ini


Rabu, 29 Juli 2020 / 18:30 WIB
Terimbas pandemi, Kementerian BUMN utamakan reformasi terhadap tiga hal ini
ILUSTRASI. Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Ketiga, reimagination dan innovation. Nely menjelaskan, model bisnis saat ini mengalami disrupsi yang sangat besar. Untuk itu, Kementerian BUMN perlu menciptakan peluang bagi sektor swasta dan sosial untuk berinvestasi ke dalam BUMN.

"Kita lihat di sektor energi, komunikasi, data, dan entertainment. Semua sektor tersebut melakukan pergerakan, berbasis pada kekuatan informasi, kekuatan data, dan berbasis pada government platform yang benar dan skill set yang benar," kata Nely.

Baca Juga: Peran BUMN dalam pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19

Terakhir, Nely mengatakan dukungan yang diberikan kepada BUMN ini dilakukan karena pemerintah melihat bahwa BUMN perlu untuk menjamin kelangsungan hidup para pelanggannya, kelangsungan hubungan dengan karyawannya, serta kelangsungan hidup para pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×