kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Tekan Impor, Jokowi Minta Belanja Pemerintah Diarahkan untuk Pembelian Produk Lokal


Minggu, 01 Mei 2022 / 17:35 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekan impor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar belanja pemerintah baik pusat maupun daerah dioptimalkan untuk pembelian produk dalam negeri. Belanja barang dan jasa harus diarahkan untuk pembelian produk-produk dalam negeri.

Potensi belanja barang modal dan jasa di pemerintah pusat sebesar Rp 526 triliun. Sedangkan di pemerintah daerah Rp 535 triliun.

Jadi, total potensi belanja pemerintah pusat dan daerah mencapai Rp 1.062 triliun. Belum lagi ditambah potensi belanja di BUMN sebesar Rp 420 triliun.

"Arahkan semuanya pembelian ke produk-produk dalam negeri hilangkan kurangi sebanyak-banyaknya pembelian produk impor," tegas Jokowi dalam Musrembangnas 2022 secara virtual, Kamis (28/4).

Baca Juga: Jokowi Ingatkan Industri Minyak Sawit Prioritaskan Pemenuhan Kebutuhan Nasional

Selain peningkatan penyerapan produk dalam negeri dari belanja pemerintah, diperlukan juga menyiapkan kapasitas produksi nasional. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah perlu menyusun kebijakan yang berpihak bagi industri substitusi impor yang memproduksi kebutuhan dalam negeri.

Jokowi memberi contoh komoditas jagung yang hingga saat ini masih dipenuhi dari impor. Begitu juga dengan kedelai yang masih mengandalkan pemenuhan dari impor.

"Jagung masih impor, tanam jagung di manapun juga tumbuh. Kenapa masih impor? Kedelai kita juga masih impor padahal banyak daerah yang sesuai untuk penanaman kedelai," ungkapnya.

Baca Juga: Sampai Kapan Kebijakan Larangan Ekspor CPO Berlaku? Ini Jawaban Jokowi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×