kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Tarif urus STNK naik, berapa target PNBP Polri?


Jumat, 06 Januari 2017 / 14:57 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah menaikkan target setoran penerimaan negara bukan pajak di tubuh kepolisian. Kenaikan target ini dilakukan setelah mereka, melalui PP No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kepolisian Negara RI.

Boy Rafli Amar, Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan, kenaikan target mencapai sekitar Rp 2 triliun. "Jadi realisasi kami kemarin 2016 sebelum PP tersebut terbit Rp 5,37 triliun, setelah PP terbit naik jadi Rp 7,406 triliun," katanya di Jakarta Jumat (6/1)

Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan mengatakan, penyesuaian atau kenaikan target PNBP di tubuh kepolisian tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, 92% dari total PNBP yang disetor dari kepolisian tersebut akan dikembalikan kepada kepolisian untuk meningkatkan layanan masyarakat mereka.

Sebagai catatan, pemerintah akhir tahun lalu menerbitkan PP 60/2016. Dengan penerbitan itu, tarif pengurusan surat kendaraan naik. Untuk penerbitan STNK roda dua mauppun tiga, tarif naik dari Rp 50.000 menjadi Rp100.000. Untuk roda empat, naik dari Rp 75.000 menjadi Rp 75.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×