Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - KARAWANG. Presiden Prabowo Subianto mengaku menolak disodori daftar puluhan perusahaan nakal yang akan dicabut izinnya.
Prabowo khawatir saat membaca daftar itu akan menemukan keterlibatan teman maupun anggota Gerindra di dalamnya.
"Saya tidak mau baca karena saya enggak mau terpengaruh kalau menemukan teman saya di situ," kata Prabowo dalam pengumuman resmi Swasembada Beras di Karawang, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: Menkes Targetkan Seluruh Layanan Kesehatan Terdampak Bencana Banjir Pulih Akhir Maret
Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra mengklaim bahwa daftar itu langsung diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
Lebih lanjut, Prabowo melaporkan pihaknya telah menguasai kembali 4 juta hektar kebun kepala sawit yang melanggar hukum di sepanjang tahun 2025.
Menatap 2026, pemerintah menargetkan penertiban kawasan hutan seluas 5 juta hektar.
"Kami juga sudah tindak ratusan tambang ilegal dan ratusan triliun sudah kita selamatkan uang rakyat," tutup Prabowo.
Selanjutnya: Saham Diamond Citra (DADA) Tiba-tiba Melejit hingga Sempat Sentuh ARA
Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













