kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Takut Ada Perusahaan Teman, Prabowo Bilang Tak Cek Daftar Perusahaan Dicabut Izinnya


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:35 WIB
Takut Ada Perusahaan Teman, Prabowo Bilang Tak Cek Daftar Perusahaan Dicabut Izinnya
ILUSTRASI. Presiden memberi arahan kepada kepala daerah se-Papua (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - KARAWANG. Presiden Prabowo Subianto mengaku menolak disodori daftar puluhan perusahaan nakal yang akan dicabut izinnya. 

Prabowo khawatir saat membaca daftar itu akan menemukan keterlibatan teman maupun anggota Gerindra di dalamnya.

"Saya tidak mau baca karena saya enggak mau terpengaruh kalau menemukan teman saya di situ," kata Prabowo dalam pengumuman resmi Swasembada Beras di Karawang, Rabu (7/1/2026). 

Baca Juga: Menkes Targetkan Seluruh Layanan Kesehatan Terdampak Bencana Banjir Pulih Akhir Maret

Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra mengklaim bahwa daftar itu langsung diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. 

Lebih lanjut, Prabowo melaporkan pihaknya telah menguasai kembali 4 juta hektar kebun kepala sawit yang melanggar hukum di sepanjang tahun 2025. 

Menatap 2026, pemerintah menargetkan penertiban kawasan hutan seluas 5 juta hektar. 

"Kami juga sudah tindak ratusan tambang ilegal dan ratusan triliun sudah kita selamatkan uang rakyat," tutup Prabowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×