kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Menkes Targetkan Seluruh Layanan Kesehatan Terdampak Bencana Banjir Pulih Akhir Maret


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:28 WIB
Menkes Targetkan Seluruh Layanan Kesehatan Terdampak Bencana Banjir Pulih Akhir Maret
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Kesehatan terus mengebut pemulihan infrastruktur kesehatan di tiga provinsi terdampak bencana besar, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan seluruh layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas, akan kembali beroperasi normal pada akhir Maret 2026.

Proses pemulihan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama difokuskan pada rumah sakit. Dari total 87 rumah sakit yang terdampak, sebanyak 9 rumah sakit sempat berhenti beroperasi total, terutama di wilayah Tanjung Pura (Langkat) dan beberapa titik di Aceh.

"Alhamdulillah, bekerja sama dengan TNI, Polri, dan BNPB, dalam dua minggu 9 rumah sakit ini berhasil kita operasikan kembali. Meski belum 100% karena masih ada kendala banjir dan alat rusak, seluruh 87 RSUD di daerah bencana sudah mulai melayani pasien," ujar Budi dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Prabowo ke Tokoh Nyinyir: Jangan-Jangan Mereka Dibayar

Budi mengatakan, memasuki tahap kedua pada minggu ketiga Desember 2025, Kemenkes fokus memulihkan 867 puskesmas. Di mana, sebanyak 152 puskesmas tercatat mengalami kerusakan parah akibat terendam banjir. 

Dia melaporkan, hingga awal Januari 2026, tinggal tiga puskesmas yang masih dalam proses perbaikan berat, yakni di Rusip Antara (Aceh Tengah), Jambur Lak-lak (Aceh Tenggara), dan Lokop (Aceh Timur).

"Khusus di Lokop, bangunannya benar-benar hancur tertimpa kayu-kayu besar sehingga harus kami bangun baru. Puskesmas ini krusial untuk memastikan layanan kesehatan di seribu titik pengungsian tetap terjaga," jelasnya.

Untuk mengisi kekosongan tenaga kesehatan lokal yang juga menjadi korban bencana, Kemenkes telah memobilisasi 4.000 relawan kesehatan. Relawan yang terdiri dari dokter spesialis, perawat, hingga organisasi profesi ini dikirim secara berotasi setiap 2-3 minggu untuk melayani sekitar 200.000 pengungsi yang masih bertahan di posko.

Dia bilang, pemerintah juga menggandeng berbagai organisasi profesi seperti IDI dan IDAI, serta lembaga non-pemerintah seperti Muhammadiyah Disaster Management Center, Dompet Dhuafa, hingga organisasi internasional seperti Doctors Without Borders (MSF) dan Palang Merah Internasional (Red Cross).

Saat ini, lanjut Budi, Kemenkes mulai memasuki tahap ketiga, yakni pemulihan alat kesehatan (alkes) ke kondisi normal. Budi mengakui tahap ini adalah yang paling berat karena menyangkut penggantian alat-alat rumah sakit yang mahal serta ribuan unit komputer yang hilang atau rusak akibat banjir.

"Puskesmas itu komputernya hilang semua, ada yang punya 10 sampai 15 unit. Di rumah sakit, ada yang kehilangan 100 sampai 150 komputer, belum lagi tempat tidur yang rusak," ungkapnya.

Melalui Health Emergency Operations Center yang telah dibentuk di tingkat provinsi dan kabupaten, Kemenkes terus melakukan inventarisasi aset guna memastikan pengadaan alat baru tepat sasaran.

"Saya berdoa mudah-mudahan akhir Maret ini semua (layanan kesehatan) bisa pulih kembali," kata Budi.

Baca Juga: Strategi Pemerintah Kendalikan Inflasi Pangan Pasca Bencana di Sumatera

Selanjutnya: BI Nilai Surplus Perdagangan November 2025 Perkuat Ketahanan Eksternal RI

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×