kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.920   -1,00   -0,01%
  • IDX 7.177   70,34   0,99%
  • KOMPAS100 993   14,93   1,53%
  • LQ45 732   9,34   1,29%
  • ISSI 253   4,67   1,88%
  • IDX30 399   5,47   1,39%
  • IDXHIDIV20 498   9,38   1,92%
  • IDX80 112   1,64   1,49%
  • IDXV30 136   1,30   0,96%
  • IDXQ30 130   2,31   1,81%

Tak Terdampak El Nino, Inflasi Bulan Agustus 2023 Berpotensi Melandai


Rabu, 30 Agustus 2023 / 15:31 WIB
Tak Terdampak El Nino, Inflasi Bulan Agustus 2023 Berpotensi Melandai
ILUSTRASI. Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan, inflasi bulan Agustus 2023 sebesar 0,02% mom, atau melandai dari sebesar 0,13% mom pada bulan sebelumnya.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada kemungkinan penurunan inflasi bulanan atau month to month (mom) pada bulan Agustus 2023.

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan, inflasi bulan Agustus 2023 sebesar 0,02% mom, atau melandai dari sebesar 0,13% mom pada bulan sebelumnya.

"Secara umum, inflasi pada Agustus 2023 ini masih rendah," terang Faiz kepada Kontan.co.id, Rabu (30/8).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Masih Kokoh di Era Suku Bunga Tinggi

Secara umum, Faiz melihat, penyumbang utama inflasi masih datang dari sisi inflasi pangan.

Seperti, beras yang mengalami inflasi 0,05% mom serta daging ayam naik 0,02% mom. Namun, harga bawang merah dan telur nampak menurun sehingga menahan laju inflasi.

Peningkatan harga komoditas pangan tersebut, kata Faiz, bukan berasal dari fenomena El-Nino atau kekeringan panjang.

"Dampak El-Nino belum terlihat di Agustus 2023. Justru kalau melihat secara keseluruhan, mayoritas komoditas pangan justru turun harganya," jelas Faiz.

Baca Juga: Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh di Atas 5%, Salah Satunya Imbas Milenial yang Makin Kaya

Sebab, sudah ada panen raya sehingga menyebabkan stok pangan masih mumpuni.

Sementara itu, secara tahunan, inflasi tercatat 3,31% yoy. Ini justru meningkat dari 3,08% yoy pada bulan sebelumnya.

Peningkatan inflasi inti secara tahunan didorong oleh kenaikan inflasi inti menjadi 2,5% yoy.

Ini karena, pada bulan Agustus 2023, banyak pengusaha manufaktur yang telah menyesuaikan harga barangnya sehingga mendorong kenaikan inflasi inti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×