kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Tak Terdampak El Nino, Inflasi Bulan Agustus 2023 Berpotensi Melandai


Rabu, 30 Agustus 2023 / 15:31 WIB
Tak Terdampak El Nino, Inflasi Bulan Agustus 2023 Berpotensi Melandai
ILUSTRASI. Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan, inflasi bulan Agustus 2023 sebesar 0,02% mom, atau melandai dari sebesar 0,13% mom pada bulan sebelumnya.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada kemungkinan penurunan inflasi bulanan atau month to month (mom) pada bulan Agustus 2023.

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan, inflasi bulan Agustus 2023 sebesar 0,02% mom, atau melandai dari sebesar 0,13% mom pada bulan sebelumnya.

"Secara umum, inflasi pada Agustus 2023 ini masih rendah," terang Faiz kepada Kontan.co.id, Rabu (30/8).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Masih Kokoh di Era Suku Bunga Tinggi

Secara umum, Faiz melihat, penyumbang utama inflasi masih datang dari sisi inflasi pangan.

Seperti, beras yang mengalami inflasi 0,05% mom serta daging ayam naik 0,02% mom. Namun, harga bawang merah dan telur nampak menurun sehingga menahan laju inflasi.

Peningkatan harga komoditas pangan tersebut, kata Faiz, bukan berasal dari fenomena El-Nino atau kekeringan panjang.

"Dampak El-Nino belum terlihat di Agustus 2023. Justru kalau melihat secara keseluruhan, mayoritas komoditas pangan justru turun harganya," jelas Faiz.

Baca Juga: Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh di Atas 5%, Salah Satunya Imbas Milenial yang Makin Kaya

Sebab, sudah ada panen raya sehingga menyebabkan stok pangan masih mumpuni.

Sementara itu, secara tahunan, inflasi tercatat 3,31% yoy. Ini justru meningkat dari 3,08% yoy pada bulan sebelumnya.

Peningkatan inflasi inti secara tahunan didorong oleh kenaikan inflasi inti menjadi 2,5% yoy.

Ini karena, pada bulan Agustus 2023, banyak pengusaha manufaktur yang telah menyesuaikan harga barangnya sehingga mendorong kenaikan inflasi inti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×