kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Taiyen, produsen garam Taiwan cari lahan di Jawa


Kamis, 22 Desember 2016 / 23:20 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Perusahaan garam asal Taiwan, Taiyen Biotech Co Ltd sedang mencari lahan pembangunan pabrik garam di Indonesia. Minat investasi tersebut disampaikan Taiyen Biotech saat berkunjung ke Indonesia pada akhir November lalu.

“Mereka sedang mencari lokasi di Jawa tapi skalanya tidak terlalu besar. Mereka akan menggunakan teknologi reverse osmosis sehingga mencari lokasi yang jauh dari sungai,” ujar Harris Munandar, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian kepada KONTAN, Kamis (22/12).

Harris mengatakan, Taiyen Biotech merupakan salah satu dari sekitar 30 delegasi pengusaha Taiwan yang diboyong Dato Sri Tahir dari Mayapada Group. Dalam kunjungannya di Indonesia, mereka sempat menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas investasi.

Selain Taiyan Biotech, delegasi lain yang hadir ialah Cathay Financial Holdings, Mitac-Synnex Group, Phu My Hung Development Corp., Pou Chen Group, Taiyen Biotech Co dan Neo Solar Power Corp. Namun, kata Harris, sejauh ini baru Taiyen Biotech yang serius dengan minat investasinya. "Mereka sudah membicarakan minat investasi dan rencana produksinya dengan Kementerian Perindustrian," ujar Harris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×