kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun 2014, Pemerintah Targetkan Rasio Utang 24%


Senin, 19 Juli 2010 / 16:26 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah yang sedang berjuang mengurangi utang optimis rasio utang terhadap pendapatan domestik bruto kian menipis pada tahun-tahun mendatang. Targetnya, pada 2014 mendatang, rasio utang terhadap PDB bakal menjadi 24%.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa sangat percaya diri target itu bakal tercapai. Pasalnya, rasio utang terhadap PDB per Juni lalu hanya sebesar 26%. " Ini jauh di bawah target tahun ini yang sebesar 29%," kata Hatta usai mengikuti sidang kabinet di Istana Negara, Senin (19/7).

Hatta mengatakan rasio utang yang merunduk itu lantaran jumlah utang luar negeri yang semakin menyusut. Menurut Hatta, penurunan utang itu karena kemampuan pemerintah membayar utang semakin besar dibandingkan tahun lalu.

Per Juli lalu, posisi total utang pemerintah pusat sampai semester I-2010 mencapai Rp 1.612,85 triliun atau setara US$ 177,57 miliar.

Pemerintah sendiri berusaha mengurangi ketergantungan terhadap utang luar negeri untuk menambal defisit anggaran. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyiapkan tiga cara yakni melalui pembiayaan dalam negeri, debtswap dan hibah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×