kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Surplus Neraca Perdagangan Maret 2023 Menyusut


Senin, 17 April 2023 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan pada bulan laporan sebesar US$ 2,91 miliar.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencetak surplus pada Maret 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan pada bulan laporan sebesar US$ 2,91 miliar. 

Meski masih mencetak surplus, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi mengungkapkan surplusnya menyusut bila dibandingkan Februari 2023 yang tercatat US$ 5,48 miliar. 

"Surplus Maret 2023 ini cukup melemah, bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya," terang Imam dalam paparan, Senin (17/4) di Kantor BPS Pusat, Jakarta.

Surplus neraca perdagangan ini didorong oleh nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai impor. 

Baca Juga: Nilai Impor Maret 2023 Naik 29,33% MoM Tapi Turun 6,26% YoY

Pada Maret 2023, nilai ekspor Indonesia tercatat US$ 23,50 miliar atau naik 0,89% MoM. Sedangkan nilai impor Indonesia tercatat US$ 20,59 miliar atau naik 29,33% MoM. 

"Bila melihat tren perlambatan surplus neraca perdagangan Maret 2023, karena peningkatan impor yang lebih tinggi dibandingkan peningkatan ekspor," tambah Imam. 

Baca Juga: Nilai Ekspor Indonesia Maret 2023 Naik 9,89% MoM Tapi Turun 11,33% YoY

Lebih lanjut, secara kumulatif atau dari Januari 2023 hingga Maret 2023, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$ 16,57 miliar. Ini naik 13,04% YoY. 

Pun, bila menilik ke belakang, surplus neraca perdagangan pada Maret 2023 merupakan surplus selama 35 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×