kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Surplus Neraca Perdagangan Berpotensi Tembus US$ 40 Miliar pada Tahun 2022


Kamis, 29 September 2022 / 19:38 WIB
Surplus Neraca Perdagangan Berpotensi Tembus US$ 40 Miliar pada Tahun 2022
ILUSTRASI. Neraca perdagangan barang Indonesia berpotensi kembali mencetak surplus pada tahun 2022.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca perdagangan barang Indonesia berpotensi kembali mencetak surplus pada tahun 2022. Ini disebabkan oleh masih tingginya harga komoditas global yang menjadi berkah bagi kinerja ekspor.

Ekonom UOB Enrico Tanuwidjaja memperkirakan, surplus neraca perdagangan pada tahun ini bia mencapai US$ 40 miliar, lebih tinggi dari surplus di sepanjang tahun lalu yang sebesar US$ 35,34 miliar.

"Tahun ini surplus US$ 40 miliar, sangat mudah untuk didapat. Apalagi per Agustus 2022 saja sudah mencapai US$ 29 miliar atau mendekati total surplus pada tahun lalu," jelas Enrico, Kamis (29/9) di Jakarta.

Baca Juga: Ini Alasan Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Tumbuh 6% di Kuartal III-2022

Pada tahun depan, Enrico yakin kinerja ekspor masih mumpuni, sehingga ini bisa membantu kinerja neraca perdagangan. Menurutnya, penggerak ekspor pada tahun depan adalah ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Selain itu, batubara juga masih akan menjadi komoditas penggerak ekspor. Ini karena harga batubara yang masih tinggi seiring permintaan ekspor yang masih tinggi. Belum lagi, akan datang musim dingin pada akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×