kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Strategi Kemnaker atasi pengangguran 2016


Senin, 21 Desember 2015 / 19:11 WIB
Strategi Kemnaker atasi pengangguran 2016


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus sebagai mengurangi angka pengangguran .

Langkah pertama penciptaan kesempatan kerja di luar hubungan kerja.

Kedua pengembangan keterampilan penganggur dengan memanfaatkan potensi lokal.

Ketiga pengembangan kegiatan kewirausahaan di kalangan generasi muda. 

Keempat mengembangkan networking untuk mendukung kegiatan kewirausahaan mikro.

"Berbagai upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran terus kita lakukan melalui pelaksanaan program-program dan aksi kegiatan," Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam siaran persnya, Senin (21/12).

Hingga 2019 nanti, pemerintah menargetkan penciptaan lapangan kerja sebanyak 10 juta.

Artinya setiap tahun harus dapat tercipta lapangan kerja sebanyak dua juta.

Namun demikian Pemerintah tidak hanya berupaya mencetak lapangan kerja baru, tapi juga berupaya bagaimana mereka yang sudah bekerja dapat menjadi wirausaha baru.

Berdasarkan data Sakernas bulan Agustus 2015 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penganggur di Indonesia mencapai 7,56 juta orang atau 6,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×