kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Sri Mulyani Perkuat Pengawasan Internal Kemenkeu


Senin, 27 Februari 2023 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Buntut Kasus Robicon, Sri Mulyani Perkuat Pengawasan Internal Kemenkeu


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Buntut kasus penganiayaan dan juga pamer harta yang dilakukan oleh anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mencoreng nama baik Kementerian Keuangan, khususnya lingkungan DJP. Tak heran, banyak sentimen negatif di media sosial terhadap Kemenkeu.

Oleh karena itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan semangat kepada seluruh pegawai Kemenkeu untuk terus membangun dan meraih kembali kepercayaan publik dengan terus bekerja secara tekun, kompeten, dapat diandalkan dan jujur.

"Saya menyampaikan apresiasi penghargaan dan terima kasih saya pada anda yang sudah bekerja selama ini dengan benar, dengan baik, dengan jujur," ujar Sri Mulyani dalam unggahan di instagram pribadinya, Senin (27/2).

Baca Juga: Belasting Rijder, Klub Motor Dibubarkan Menkeu, Ini Direktur Ditjen Pajak Punya Moge

Sri Mulyani meminta seluruh pegawai dan para pimpinan di lingkungan Kemenkeu untuk terus saling menjaga dan mengingatkan, serta tetap setia pada jalan yang lurus dan benar.

Selain itu, pihaknya juga akan terus memperkuat pengawasan internal Kemenkeu dan tegas membersihkan Kemenkeu dari mereka yang telah mengotori dan mengkhianati integritas.

"Kekecewaan dan kegalauan tidak membuat kita patah dan kalah, namun akan membuat kita kuat dan tahan dalam badai," kata Menkeu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×