kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Sri Mulyani perkirakan pertumbuhan ekonomi global melorot 0,6%


Selasa, 08 November 2011 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. IHSG ditutup terkoreksi wajar 0,15% di level 6.104,32 pada Jumat 18 Desember 2020. IHSG hari ini masih berpeluang menguat, sebaiknya perhatikan rekomendasi saham berikut. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi global semakin melorot. Managing Director World Bank Sri Mulyani memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi global akan menurun sebesar 0,6% akibat krisis yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa.

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan, kawasan Asia akan terkena dampak dari krisis di Amerika Serikat dan Indonesia. Dia menyatakan, dampak penurunan ekonomi Asia akan sangat tergantung seberapa besar krisis yang mempengaruhi sektor ekonomi.

Sri Mulyani menyebutkan ada empat sektor yang menjadi penentu. Keempatnya yakni perdagangan, investasi, pariwisata dan remittance. Makanya, dia menyarankan pemerintah Indonesia dan negara lainnya mengatasi atau menjaga keempat sektor tersebut. "Saya rasa semua harus mencover ke sebelah sana," tegasnya usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (8/11).

Menurutnya, saat ini seluruh proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia sedang dalam proses untuk dievaluasi kembali karena krisis yang terjadi di benua Eropa khususnya Yunani dan Amerika Serikat. Kondisi ini tidak secara nyata akan mengurangi potensi pertumbuhan dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×