kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sri Mulyani pantau terus pergerakan harga minyak dunia


Selasa, 27 Februari 2018 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia yang meningkat tinggi dari asumsi yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar US$ 48 per barel.

"Sampai hari ini kita masih menjalankan asumsi harga minyak dan subsidi yang ditetapkan dalam UU APBN," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (27/2).

Sri Mulyani mengakui harga minyak yang telah meningkat tinggi tersebut bisa mempengaruhi alokasi subsidi BBM maupun listrik yang diberikan kepada PLN maupun Pertamina.

Untuk itu, pantauan terhadap deviasi asumsi harga minyak dalam APBN dengan kondisi terkini yang hingga 31 Januari 2018 mencapai US$ 65,6 per barel akan terus dilakukan pemerintah.

"Kalau harga minyak sekarang berada di atas asumsi kita akan menghitung bersama Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM," kata Sri Mulyani.

Namun, ia memastikan terjadinya perubahan alokasi subsidi BBM maupun listrik terlihat seusai hasil pantauan dipaparkan dalam laporan pelaksanaan APBN Semester I-2018.

"Di situ terlihat kemampuan APBN atau PLN dan Pertamina untuk menyerap perubahan itu," ujar Sri Mulyani.

Meski pergerakan harga minyak bisa menambah beban subsidi yang diberikan pemerintah, namun dalam jangka pendek, kenaikan harga minyak dunia bisa memberikan tambahan penerimaan yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×