kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Indonesia dalam Menurunkan Emisi Karbon


Rabu, 13 Juli 2022 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Beberkan Tantangan Indonesia dalam Menurunkan Emisi Karbon


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, seiring berkembangnya perekonomian maka akan membuat masyarakat juga memiliki beragam peralatan elektronik sehingga permintaan terhadap kebutuhan listrik juga meningkat.

"Masyarakat yang tadinya tidak punya kulkas sekarang punya kulkas. Ini akan terus tumbuh, tapi kita komitmen mengurangi CO2 dari sektor kelistrikan," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Menperin Perkuat Kerjasama Otomotif RI-Jepang di Forum Bisnis Suku Cadang Kendaraan

Oleh karena itu, Sri Mulyani meminta kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyusun strategi agar tetap dapat menghasilkan listrik dengan emisi CO2 yang relatif rendah, mengingat kebutuhan listrik semakin akan meningkat ke depannya yang dapat menghambat komitmen Indonesia untuk mengurangi CO2.

"Tantangannya bagi PLN, sebagai perusahaan BUMN yang memonopoli listrik, bagaimana tetap menghasilkan listrik dengan mengurangi emisi CO2?," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×