kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.875   29,00   0,17%
  • IDX 8.956   18,83   0,21%
  • KOMPAS100 1.235   6,14   0,50%
  • LQ45 872   3,84   0,44%
  • ISSI 326   1,78   0,55%
  • IDX30 442   2,47   0,56%
  • IDXHIDIV20 520   3,14   0,61%
  • IDX80 138   0,77   0,56%
  • IDXV30 145   0,95   0,66%
  • IDXQ30 141   1,01   0,72%

Soal Rencana Larangan Ekspor Timah, Kementerian ESDM Siapkan Dokumen untuk Jokowi


Rabu, 22 Juni 2022 / 05:30 WIB
Soal Rencana Larangan Ekspor Timah, Kementerian ESDM Siapkan Dokumen untuk Jokowi


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana melarang ekspor timah. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, rencana untuk menghentikan ekspor timah tersebut akan dilakukan tahun ini.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan sejumlah dokumen terkait timah untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi.

"Terus terang kami sedang menyiapkan bahan untuk Menteri ESDM (untuk) menyampaikan informasi dan data apa yang terjadi dengan timah di Indonesia. Sehingga nanti saat dibuat keputusan, kondisi terbaiklah yang terjadi," kata Ridwan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (21/6).

Baca Juga: Analis Rekomendasi Buy Saham TINS Meski Harga Terus Naik, Simak Alasannya

Ridwan melanjutkan, saat ini setidaknya 98% balok timah yang diproduksi di Indonesia masih diperuntukkan untuk pasar ekspor. Hanya 2% sisanya yang diperuntukkan untuk pasar dalam negeri.

Dengan kondisi tersebut, Ridwan menilai perlu ada investasi masif untuk membangun industri pengolahan di dalam negeri jika nantinya ekspor timah dilarang.

Kementerian ESDM mencatat, jumlah cadangan logam timah Indonesia mencapai 2,88 juta ton.

Baca Juga: Harga Logam Industri Berpotensi Makin Turun Hingga Tutup Tahun
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×