kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Soal reklamasi, Sandiaga enggan tanggapi Luhut


Rabu, 12 Juli 2017 / 14:42 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak berkomentar banyak ketika diminta tanggapannya mengenai pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan soal proyek reklamasi.

"Nanti Oktober saja deh," kata Sandi singkat saat ditanya Kompas.com di Wihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat, Rabu (12/7) siang.

Luhut sebelumnya menegaskan bahwa Anies Baswedan dan Sandi harus melanjutkan reklamasi. Sebab, menurut dia, sudah ada kajian yang merekomendasikan agar proyek tersebut tetap berjalan. Namun, Luhut tak merinci kajian yang dimaksudnya itu.

Sebelumnya, baik Sandi maupun Anies menyatakan bahwa mereka berpegang teguh pada sikap awal mereka, yaitu menolak reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Bahkan, beberapa hari lalu Sandi menyampaikan, pihaknya segera mengaudit hasil kajian Amdal pulau-pulau reklamasi yang sudah terlanjur dibangun.

Audit akan dilakukan sesegera mungkin setelah dia dan Anies dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pelantikan keduanya dijadwalkan pada bulan Oktober 2017 mendatang.

Sementara itu, menurut Luhut, proyek reklamasi harus tetap berjalan siapa pun pemimpin daerahnya.

Reklamasi juga sudah dimulai pada era kepemimpinan Presiden Soeharto, dilanjutkan kembali pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan kini oleh Presiden Joko Widodo.

"Enggak ada urusan, mau siapa pun pemerintahnya, harus menghormati kajian yang dikeluarkan oleh institusi yang kredibel. Enggak bisa kita seleramu karena kamu jadi pejabat baru, langsung mau ganti-ganti semua, enggak boleh," ujar Luhut di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (11/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×