kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Soal pemilu AS, Kemendag: Indonesia perlu bersikap netral


Jumat, 06 November 2020 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Kantor Kementerian perdagangan (kemendag) republik Indonesia KONTAN/ Achmad Fauzie


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil Pemilu Amerika Serikat (AS) belum menunjukkan hasil. Meski  sejauh ini perolehan suara Joe Biden jauh lebih unggul dari Donald Trump.

Menanggapi penyelenggaraan Pemilu AS, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo pun mengatakan Indonesia pun perlu bersikap netral.

"Terkait dengan pemilu di AS, saya pikir Indonesia perlu netral, siapapun yang terpilih nanti yang penting rencana kita di Amerika apa," ujar Iman dalam Webinar New Normal dalam Perdagangan Internasional, Jumat (6/11).

Baca Juga: Kemnaker klaim sudah rampungkan draf aturan turunan UU Cipta Kerja

Dia mengatakan Indonesia memang perlu melakukan berbagai penyesuaian nantinya, akan tetapi menurutnya Indonesia tidak hanya merangkul AS, tetapi seluruh negara sebagai mitra dagang dan investasi yang sifatnya saling menguntungkan,

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menilai bila Joe Biden yang akhirnya terpilih sebagai Presiden As, maka rencana-rencana Indonesia lebih mudah untuk diimplementasikan.

"Joe Biden tentunya akan memiliki kebijakan-kebijakan yang predictable, yang lebih bisa ditebak arahnya dan ini tentunya akan membuat apa yang kita rencanakan lebih mudah untuk dijalankan," kata Yose.

Selanjutnya: Kata Sri Mulyani setelah ekonomi Indonesia resmi masuk resesi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×