kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Siapkan SDM Industri Kendaraan Niaga, Hino Memperkuat Pendidikan Vokasi


Kamis, 06 Agustus 2026 / 17:07 WIB
Siapkan SDM Industri Kendaraan Niaga, Hino Memperkuat Pendidikan Vokasi
ILUSTRASI. Truk listrik Hino EV (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring perkembangan teknologi kendaraan niaga, kebutuhan tenaga kerja terampil di industri transportasi diperkirakan terus meningkat.

Kondisi ini membuat dunia usaha tidak lagi hanya berperan sebagai pengguna tenaga kerja, tapi juga dituntut terlibat dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten melalui penguatan pendidikan vokasi.

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) salah satu pelaku industri yang memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, sekolah kejuruan, dan jaringan diler.

Direktur Sales & After Sales HMSI, Susilo Darmawan mengatakan, dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem industri transportasi yang berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di lapangan.

"Melalui kolaborasi dengan pemerintah, kami ingin membantu mencetak lulusan yang siap bekerja dan menjawab kebutuhan industri," ujar Susilo Darmawan, Rabu (5/8). 

Baca Juga: Danantara Dapat Tawaran Kepemilikan Saham Bandara Madinah

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan mengatakan, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Maka, kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lulusan mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat.

"Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah," ujarnya.

Hino sendiri menerapkan  Hino Indonesia Partnership School (HIPS), program kemitraan yang menghubungkan sekolah kejuruan dengan dunia industri. Program ini mencakup penyelarasan kurikulum, pelatihan guru, penyediaan media pembelajaran, sertifikasi kompetensi, hingga praktik kerja industri sehingga lulusan memiliki kompetensi sesuai standar industri kendaraan niaga.

Selain itu, mengembangkan Hino Indonesia Academy sebagai pusat peningkatan kompetensi bagi mekanik, pengemudi, dan tenaga profesional di industri transportasi. Berbagai program pelatihan disusun mengikuti perkembangan teknologi kendaraan agar peserta memiliki kemampuan teknis yang selaras dengan kebutuhan industri.

Peran jaringan diler  turut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem tersebut melalui penyelenggaraan praktik kerja industri, pembinaan kompetensi siswa, serta pembukaan peluang kerja bagi lulusan yang memenuhi standar industri.

Bagi diler, keberadaan lulusan vokasi yang telah mendapatkan pembelajaran sesuai kebutuhan industri sangat membantu proses adaptasi di dunia kerja.

"Mereka lebih siap bekerja, memahami budaya industri, dan mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan sejak hari pertama," ujar Christian Hemasurya, Direktur PT Duta Cemerlang Motors (DCM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×