kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.887   32,00   0,18%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

Siap Hadiri Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Akan Bawa Isu Kemerdekaan Bagi Gaza


Selasa, 22 September 2026 / 12:16 WIB
Siap Hadiri Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Akan Bawa Isu Kemerdekaan Bagi Gaza
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Sugiono (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono tiba di New York, Amerika Serikat untuk memimpin Delegasi Republik Indonesia pada rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81.

Badan Komunikasi RI (Bakom RI) menyebut Indonesia akan menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia, termasuk dengan menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.

"Selama di New York, Sugiono akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri yang membahas isu-isu strategis global, termasuk perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme," dikutip dari keterangan resmi, Bakom RI, Selasa (22/9/2026). 

Baca Juga: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Dinilai Tak Harus Selalu Andalkan Kenaikan Suku Bunga

Di sela-sela menghadiri SMU PBB, Menlu Sugiono akan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia untuk membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

Indonesia juga akan memanfaatkan momentum High-Level Week tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Pencalonan tersebut sebelumnya telah disampaikan Menlu Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026.

Sugiono selanjutnya akan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9) malam waktu New York. Pernyataan Nasional tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global.

Baca Juga: Harga Kedelai Fluktuatif, Bapanas Perkuat Cadangan 70.000 Ton

Partisipasi Indonesia dalam SMU PBB ke-81 merupakan wujud komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menghadapi berbagai tantangan global. Indonesia akan terus mendorong dialog dan kerja sama internasional serta memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×