kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Setelah keretaapi, GeNose bakal diterapkan pada transportasi laut dan udara


Selasa, 23 Februari 2021 / 23:06 WIB
ILUSTRASI. Calon penumpang meniup kantong saat tes COVID-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (18/2/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Muhadjir mengatakan, sangat mendukung penerapan GeNose sebagai salah satu alternatif alat pendeteksi Covid-19 yang digunakan di simpul-simpul transportasi

Soalnya, GeNose merupakan produk dalam negeri dan memiliki kelebihan-kelebihan, seperti lebih mudah dan aman penggunannnya, serta tingkat akurasi cukup tinggi.

“Semoga ke depan dapat diproduksi secara massal dan bisa terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat," kata Muhadjir. 

Senada, Luhut mendukung penuh penerapan GeNose karena merupakan karya anak bangsa, sudah teruji, dan telah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan. 

“Saya menyetujui seluruh simpul transportasi menggunakan GeNose sebagai salah satu alternatif alat pengecekan terhadap Covid-19, tetapi kualitas dari GeNose harus terus ditingkatkan,” ujar dia.

Selanjutnya: Syarat dan tata cara tes GeNose C19 untuk aturan perjalanan kereta api jarak jauh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×