kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Serapan anggaran infrastruktur masih seret


Kamis, 03 November 2016 / 16:28 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Serapan anggaran infrastruktur salah satunya yang teralokasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih seret. Berdasarkan data Kementerian PUPR, sampai 2 November 2016, realisasi serapan anggaran infrastruktur di kementerian tersebut baru mencapai Rp 58 triliun.

Serapan anggaran itu hanya 58,9% dari total anggaran sebesar Rp 98,48 triliun yang dialokasikan untuk tahun ini. "Meski demikian, jika dibandingan dengan waktu yang sama pada tahun 2015 masih lebih bagus, karena tahun lalu periode yang sama realisasi keuangan sebesar 52,35%," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta, Kamis (3/11).

Basuki mengatakan, agar serapan tersebut bisa maksimal, pihaknya akan mendorong penyelesaian masalah pembebasan lahan sehingga pekerjaan konstruksi proyek bisa segera dikerjakan. Selain itu, pihaknya juga akan memerintahkan kontraktor/konsultan menagih pembayaran sesuai waktu yang telah ditetapkan.

"Selain itu, kami menginstruksikan kepada pelaksana pekerjaan atau penyedia jasa untuk menambah peralatan dan tenaga kerja agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan tiga shift per hari dan tujuh hari per minggu," kata Basuki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×