kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Sempat Opname Tiga Hari, Jemaah Haji Berusia 103 Tahun Mardijiyono Siap ke Makkah


Senin, 11 Mei 2026 / 19:31 WIB
Sempat Opname Tiga Hari, Jemaah Haji Berusia 103 Tahun Mardijiyono Siap ke Makkah
ILUSTRASI. Mardijiyono Karto Sentono berusia 103 tahun tiba di Tanah Suci (DOK/siti masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MADINAH. Semangat membara ditunjukkan oleh Mbah Mardijiyono, jemaah haji tertua dari kloter YIA 9.

Di usianya yang telah menyentuh 103 tahun, kakek asal Yogyakarta ini dinyatakan sehat dan siap melanjutkan perjalanan ibadah haji menuju Makkah menggunakan armada bus, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis.

Kondisi kesehatan Mbah Mardijiyono memang sempat menurun hingga harus menjalani opname di rumah sakit selama tiga hari di Madinah. Namun, berkat penanganan sigap petugas kesehatan dan semangat sembuh yang kuat, ia kini telah kembali bugar.

Baca Juga: Mandiri Spending Index Mei 2026 Melandai, Masyarakat Mulai Rem Belanja Pasca Lebaran

Selama masa pemulihan, Mbah Mardijiyono dikenal sebagai pasien yang kooperatif. Petugas mengungkapkan bahwa ia memiliki nafsu makan yang baik. Setiap hari, ia menyantap hidangan bubur yang disediakan dengan lahap. "Makanannya enak, saya suka," kata Mbah Mardijiyono, Senin (11/5/2026).

Saat ditanya mengenai rahasia kebugarannya hingga mencapai usia lebih dari satu abad, Mbah Mardijiyono kembali membagikan tips sederhana namun mendalam. 

Menurutnya ia selalu menerima segala ketetapan Tuhan dengan ikhlas, berusaha merasa bahagia dalam kondisi apa pun, serta tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.

Mbah Mardijiyono juga menyampaikan rasa syukurnya karena telah berhasil masuk ke Raudhah untuk beribadah dan berdoa di makam Rasulullah SAW sebelum bertolak ke Makkah. Ia pun mendoakan agar seluruh jemaah dan petugas haji selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang.

Sementara Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, menyempatkan diri untuk menjenguk langsung Mbah Mardijoyono sebelum keberangkatannya. Ia mengaku takjub melihat vitalitas dan energi positif yang dipancarkan sang kakek. 

"Kami sangat bersyukur melihat kondisi Mbah Mardijoyono yang kembali pulih. Semangat beliau menjadi inspirasi bagi kita semua. Komitmen Haji Ramah Lansia akan terus kami wujudkan dengan memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik bagi jemaah, khususnya yang sudah lanjut usia," ujarnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Setop Tax Amnesty, Risiko untuk Pegawai Pajak Terlalu Besar

Kini, dengan pengawalan dari petugas kesehatan dan tim kloter, Mbah Mardijiyono bersama rombongan siap menempuh perjalanan darat menuju Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah wajib dan puncak haji mendatang.

Ia bersama seluruh jemaah dari Kloter YIA 9 bertolak ke Makkah sore hari. Sesuai jadwal akan tiba di Makkah pada Selasa (12/5) dini hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×